Almarhum sebelumnya didiagnosa menderita busung lapar atau gizi buruk. Anak tersebut sudah dikebumikan di kampung halamannya Desa Bontomasila, Bulukumba, Kamis pagi.
Balita tersebut sebelumnya, ditracing memiliki riwayat perjalanan dari Malaysia mengikuti orang tuanya bekerja sebagai Tenaga Kerja Indonesia atau TKI. Setelah Kembali dari Malaysia, almarhum diidentifikasi petugas Dinas Kesehatann Bulukumba mengalami gizi buruk.
“Selain itu, ada penyakit klinis yang dicurigai sebagai ciri-ciri penyakit COVID-19, akhirnya dirujuk ke Makassar,” ujarnya.
Selama delapan hari menjalani perawatan isolasi, akhirnya pasien meninggal. Sementara ibunya berumur 28 tahun teridentifikasi positif Covid-19. Saat ini, sang ibu masih dirawat di ruang isolasi infeksi center RSUP Wahidin Sudirohusodo.
Berdasarkan data yang dipantau iNews.id di situs Sulsel Tanggap COVID-19 Kamis siang, dari 13 pasien positif corona, 12 orang di antaranya masih dirawat. Pasien yang dinyatakan sembuh belum ada. Sementara pasien pasien positif corona yang meninggal dunia satu orang, yakni pasien 285 yang meninggal pada 15 Maret lalu.
Sementara itu, data Orang Dalam Pemantauan (ODP) dan Pasien Dalam Pengawasan (PDP) menunjukkan peningkatan hari ini. Jumlah ODP total sebanyak 178, dengan rincian saat ini sebanyak 142 dalam pemantauan dan 36 sudah selesai dipantau. Jumlah ODP bertambah 23 orang dari data per Rabu kemarin dengan total 155, yang terdiri atas 119 dalam pemantauan dan 36 selesai pemantauan.
Kemudian, total Pasien Dalam Pengawasan (PDP) sebanyak 94 orang. Adapun rinciannya, 86 masih dirawat dan 8 sudah sehat dan dipulangkan. Jumlah ini juga melonjak 29 orang dari data Rabu (25/3/2020) dengan total PDP sebanyak 64 orang. Adapun rinciannya, 57 masih dirawat dan 7 sudah sehat dan dipulangkan.