Permainan tradisional yang satu ini mirip sepak bola. Namun, bola tidak ditendang menggunakan kaki melainkan menggunakan tongkat serupa dayung.
Bu'uh Rawe memiliki ukuran gawang mini dengan panjang hanya satu meter dan tinggi setengah meter. Sebelum bermain, diadakan undian untuk menentukan tim yang akan menendang bola terlebih dahulu.
Aturan bermainnya mirip dengan permainan bola. Para pemain saling berlomba memasukkan bola ke gawang lawan. Selain itu, pemain dan pemain lawan pasangannya bermain dengan punggung yang saling menempel.
Bu’uh Rawe merupakan permainan yang tercipta di kalangan anak-anak nelayan Bugis-Makassar di pesisir pantai. Dulunya, dimainkan oleh para nelayan yang tengah dilanda kebosanan saat berada di atas perahu yang terombang-ambing di tengah laut. Bolanya dibuat dari tempurung kelapa agar mengambang bila jatuh ke laut.
Permainan ini menggunakan tempurung kelapa sebagai alat. Masing-masing kelompok yang terdiri dari dua pemain saling bergantian menembakkan kaddaro atau tempurung kelapa hingga mengenai sasaran berupa kaddaro lawan yang telah dipasang di titik tertentu.