11.000 Hektare Tanah Adat Dikuasai Swasta Selama 100 Tahun, Warga Kajang Tuntut Dikembalikan

Bugma
Masyarakat Adat Ammatoa Kajang Kabupaten Bulukumba, Sulawesi Selatan meminta tanah seluas 11.000 hektar yang dikuasai PT Lonsum selama 100 tahun dikembalikan. (Foto: Hasil tangkapan layar)

BULUKUMBA, iNews.id – Masyarakat Adat Ammatoa Kajang Kabupaten Bulukumba, Sulawesi Selatan menyampaikan protes kepada PT London Sumatera (Lonsum) terkait penguasaan tanah adat seluas 11.000 hektar. Tanah adat tersebut telah dikuasai selama 100 tahun.

Tanah itu dikuasai sejak tahun 1919 hingga tahun saat ini. Awalnya PT Lonsum hanya menguasai tanah adat seluas 350 hektar untuk ditanami pohon karet.

Namun, saat ini tanah adat yang dikuasai PT Lonsum mencapai  kurang lebih 11 ribu hekta. Pdahal dalam izin penggunaannya yang tercatat 5.784,46 hektar.

Berbagai upaya pun sudah dilakukan oleh masyarakat Kajang untuk merebut kembali tanah adat. Salah satunya dengan menyurati PT Lonsum, bupati serta kepolisian untuk segera membebaskan tanah adat tapi tak membuahkan hasil

Izin HGU PT Lonsum akan berakhir pada tahun 2023 mendatang. Masyarakat pun menuntut agar izin HGU tidak diperpanjang dan dikembalikan.

“Kami berharap ada jangan ada coba-coba pemerintah daerah untuk memberikan ruang perpanjangan. Kami akan lakukan upaya hukum. Sudah cukup masyarakat adat menderita dan tidak mendapatkan haknya. Sudah waktunya dikembalikan,” kata Kuasa Hukum Masyarakat Adat kajang, Muhammad Nur, Kamis (3/3/2022).

Editor : Dita Angga Rusiana
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Menteri ATR Nusron Wahid Kumpulkan Kepala Daerah se-Sulsel, Beri Arah Kebijakan soal Pertanahan

57 tahun lalu

Kapolda Sulut Terima Pin Emas dari Menteri ATR/BPN, Tuntaskan Kasus Pertanahan

57 tahun lalu

Polemik Kantor Gubernur Papua Pegunungan Dibangun di Tanah Adat, Ini Respons Wapres

57 tahun lalu

Eksekusi Lahan di Lampung Tengah Memanas, Polisi Tangkap 7 Warga Bersenjata Tajam

57 tahun lalu

Heboh Puluhan Siswi SMAN di Bulukumba Teriak-Teriak, 1 Dirawat gegara Demam Tinggi

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal