BATAM, iNews.id – Wakil Kepala Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) Prof Hariyono meminta para camat di daerah perbatasan seperti Batam sejatinya pejuang Pancasila, berdasarkan sejarah dan konsep Nusantara. Namun Pancasila tak serta merta dapat terwujud di lapangan. Butuh kemampuan dan keluwesan para camat dalam menyosialisasikannya.
"Untuk masyarakat kelas menengah atas lewat dialog. Sedangkan kelas menengah ke bawah tidak harus penataran. Bisa lewat praktik, aktivitas sehari-hari," ujar Hariyono dalam dialog 'Peningkatan Integritas Masyarakat Perbatasan Melalui Penguatan Ideologi Pancasila dan Bantuan Sosial' di Kota Batam, Kepulauan Riau, Kamis (24/9/2020).
Dia mengatakan, daerah perbatasan memiliki kekhasan tersendiri. Butuh tata kelola, regulasi, dan kebijakan pemerintahan yang sesuai dengan nilai-nilai Pancasila. “Peran penting tersebut ada di pundak kecamatan sebagai ujung tombak daerah perbatasan,” katanya.
Hadir sebagai pemateri; Wakil Kepala Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) Prof Hariyono, Deputi Bidang Pencegahan Badan Narkotika Nasional (BNN) Anjan Pramuka, serta Kepala Bagian Program Dan Anggaran Kementerian Sosial Sri Wulan Sugiharti.
Dialog tersebut bagian dari pertemuan Koordinasi Peningkatan Aparatur Pemerintahan Kecamatan Perbatasan Tahun 2020 Regional I yang digelar oleh Badan Nasional Pengelola Perbatasan (BNPP).