Sementara itu, bentuk keempat jari lainnya yang tidak sama tetap menjadi satu kesatuan. Kalau satu bagian pergi, unsur kebersamaan dan kekuatannya ikut hilang.
Suku Dani telah menganggap pemotongan jari sebagai adat istiadat yang wajib dilakukan. Mereka melakukannya dengan kondisi sadar dan tanpa paksaan.
Kini, tradisi potong jari sudah jarang dilakukan karena masuknya pengaruh keagamaan di tanah Papua. Namun, jejaknya masih dapat ditemui pada orang-orang tua yang sempat menjalankan tradisi tersebut.
Meski menyeramkan, kebudayaan unik ini patut kita hormati sebagai bagian dari budaya bangsa Indonesia.