Tradisi Potong Jari Suku Dani Papua, Ada yang Gunakan Kapak hingga Digigit Sampai Putus

Faqihah Husnul Khatimah
Ilustrasi, tradisi potong jari dilakukan suku Dani, Papua jika ada salah satu anggota keluarga yang meninggal dunia. (Foto: Antara).

Sementara itu, bentuk keempat jari lainnya yang tidak sama tetap menjadi satu kesatuan. Kalau satu bagian pergi, unsur kebersamaan dan kekuatannya ikut hilang.

Suku Dani telah menganggap pemotongan jari sebagai adat istiadat yang wajib dilakukan. Mereka melakukannya dengan kondisi sadar dan tanpa paksaan.

Kini, tradisi potong jari sudah jarang dilakukan karena masuknya pengaruh keagamaan di tanah Papua. Namun, jejaknya masih dapat ditemui pada orang-orang tua yang sempat menjalankan tradisi tersebut. 

Meski menyeramkan, kebudayaan unik ini patut kita hormati sebagai bagian dari budaya bangsa Indonesia.

Editor : Kurnia Illahi
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Momen Tradisi Riyayan di Grahadi, Warga Jatim Antre Salaman dengan Khofifah

57 tahun lalu

Unik! Tradisi Tumpengan Warnai Lebaran di Blora, Warga Makan Bersama di Masjid

57 tahun lalu

Tradisi Ngatir di Cipanas Lebak, Silaturahmi Antarkampung Lewat Tukar Bakul Nasi

57 tahun lalu

Seru! Tradisi Sambut Maulid Nabi Muhammad SAW di Bangkalan, Warga Berebut Uang hingga Bebek

57 tahun lalu

Kampung Pasir Sumenep dengan Keunikannya, Bikin Penasaran Banyak Orang

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal