Tokoh Pemuda Jayapura Minta Tak Ada Penggiringan Opini Papua Hanya Ada Satu Kepala Suku Besar

Antara
Ketua Gerakan Pemuda Jayapura Jack Puraro. (Foto: Antara).

Dia meminta semua pihak untuk tidak membangun atau menggiring opini-opini bahwa Papua ini memiliki satu kepala suku besar seperti Lukas Enembe.

Opini seperti itu, kata dia sengaja dibangun untuk jadikan masyarakat Papua sebagai tameng untuk membentengi Lukas Enembe yang diduga bangkang terhadap panggilan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Sementara, masyarakat yang masih berjaga-jaga di rumah kediaman Lukas Enembe, dinilai memiliki hubungan emosional dengan Lukas Enembe. Namun, dia berharap mereka tidak menghalang-halangi tugas KPK untuk memeriksa Lukas serta tidak mengganggu keamanan dan kenyamanan masyarakat yang mendiami wilayah tanah adat Tabi.

"Saya tahu kondisi Bapak Lukas hari ini masih sakit sehingga KPK tidak bisa melakukan penanganan. Saya berdoa semoga beliau bisa sehat sehingga bisa menindaklanjuti panggilan KPK. Papua kita jaga supaya tetap aman sebagai rumah kita bersama, siapa pun boleh tinggal di Papua," ucapnya.

Dia meminta masyarakat Papua waspada terhadap oknum-oknum yang melakukan aksi provokasi sehingga membuat suasana di provinsi ini tidak kondusif.

Secara khusus, dia mengimbau kuasa hukum Lukas Enembe supaya tidak terlalu frontal dengan pernyataan-pernyataan yang dapat memperkeruh situasi.

Selain itu, dia juga menyarankan kuasa hukum Lukas Enembe lebih fokus menyiapkan dokumen-dokumen, data-data dan bukti-bukti, serta terus berkoordinasi dengan KPK sehingga situasi tersebut bisa mereda.

Editor : Kurnia Illahi
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Gempa Hari Ini Guncang Mamberamo Tengah Papua, Cek Kekuatan Magnitudonya!

57 tahun lalu

Pilu! 5 Korban Tewas Ledakan Bom PD II di Biak Dimakamkan dalam Satu Liang Lahat

57 tahun lalu

Terungkap! Ini Identitas 5 Korban Tewas Ledakan Bom Peninggalan PD II di Biak Papua

57 tahun lalu

OPM Kembali Berulah, TNI Evakuasi Puluhan Pendulang Emas dari Awimbon ke Boven Digoel

57 tahun lalu

Pengamat Militer Bongkar Alasan KKB Selalu Serang Pekerja Proyek dan Guru di Papua 

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal