Tokoh Adat Sentani Papua Imbau Warga Tak Halangi Upaya KPK Jemput Lukas Enembe

Antara
Massa pendukung bersenjata panah dan parang yang berjaga di rumah Gubernur Papua Lukas Enembe. (Foto : iNews/Edy Gustan)

JAYAPURA, iNews.id - Warga Papua yang menjaga rumah Gubernur PapuaLukas Enembe diimbau tidak menghalang-halangi upaya Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Sebagai lembaga hukum, KPK dinilai akan bekerja sesuai prosedur.

Pernyataan itu disampaikan oleh tokoh adat Sentani, Boas Assa Enoch. Hukum, kata dia menjamin setiap warga, termasuk Lukas Enembe.

“Tidak usah menghalangi aparat yang datang. Mereka datang untuk menjemput Pak Gubernur. Izinkan beliau pergi untuk pertanggung jawabkan itu semua. Beliau tidak akan diapa-apakan, hukum menjamin,’’ ujar Boas di Papua, Sabtu (1/10/2022).

Tokoh adat berusia 70 tahun itu juga secara khusus meminta kepada Lukas Enembe agar berjiwa besar menjalani proses hukum. Menurutnya, Lukas Enembe memiliki kesempatan untuk memberikan keterangan yang diketahuinya dalam pemeriksaan KPK.

“Kalau mau membela diri, dipanggil, datang, bicara langsung.  Jangan begitu dipanggil pakai tenaga apa segala untuk mem-backup. Berani berbuat, berani bertanggung jawab," katanya.

Editor : Kurnia Illahi
Artikel Terkait
1 hari lalu

Bupati Penajam Paser Utara Dipanggil KPK terkait Kasus Rita Widyasari

8 hari lalu

KPK Bawa 3 Koper Dokumen Penting dari Penggeledahan Kantor Bupati Sukoharjo

12 hari lalu

Bupati Etik Suryani Kena OTT KPK, Pemprov Jateng Pastikan Pemerintahan Sukoharjo Berjalan

12 hari lalu

Gubernur Jateng Respons OTT KPK Bupati Sukoharjo Etik Suryani: Ikan Busuk dari Kepala

13 hari lalu

Terungkap! Bupati Sukoharjo Etik Suryani Sempat Diperiksa di Polresta Surakarta usai OTT KPK

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal