"Kemungkinan helikopter tersebut tersangkut di pepohonan, sehingga sonar tidak memancar. Berbagai kemungkinan bisa saja terjadi, mengingat hingga hari ketiga belum ada tandanya," ujarnya.
Sebelumnya, Helikopter MI-17 milik Penerbad TNI AD hilang kontak sesaat lepas landas dari Bandara Oksibil, Kabupaten Pegunungan Bintang, menuju Bandara Sentani, Kabupaten Jayapura.
Pesawat tersebut dilaporkan membawa 12 orang terdiri dari tujuh crew dan lima personel Satgas Yonif 725/Wrg. Insiden tersebut terjadi pada Jumat (28/6/2019) dan hingga pencarian di hari ke-4 tim SAR gabungan belum menemukan tanda-tanda keberadaan helikopter tersebut.