Teror OPM di Maybrat, Warga Mengungsi ke Hutan karena Takut dan Kerap Dipalak

Tim iNews
Personel TNI mengevakuasi warga yang mengungsi ke hutan akibat teror dan pungutan liar oleh OPM di Maybrat, Papua Barat Daya. (Foto: Ist)

MAYBRAT, iNews.id - Kelompok Organisasi Papua Merdeka (OPM) kerap menebar ketakutan dan memalak warga di Kabupaten Maybrat, Papua Barat Daya. Mereka meminta jatah Rp200.000 per kepala keluarga (KK) yang dilaporkan terjadi berulang.

Aksi yang diduga dilakukan kelompok OPM ini membuat sebagian warga memilih meninggalkan rumah demi menyelamatkan diri dari ancaman.

Kepala Penerangan Koops TNI Papua, Letkol Inf Wirya, mengungkapkan tekanan yang dialami masyarakat dalam kasus pemalakan OPM sangat besar hingga memaksa mereka mengungsi.

“Masyarakatnya masih sering diganggu pemalakan Rp200.000 per KK oleh OPM, sehingga masyarakat banyak kabur ke hutan, dan ada juga yang masih di hutan untuk mengungsi,” kata Wirya dikutip dari iNews Sorong Raya, Sabtu (21/3/2026).

Pemalakan yang dilakukan secara sistematis tidak hanya membebani ekonomi warga, tetapi juga menciptakan rasa takut berkepanjangan. Warga yang tidak mampu membayar memilih melarikan diri ke kawasan hutan.

Editor : Donald Karouw
Artikel Terkait
57 tahun lalu

3 Korban Serangan Brutal OPM di Papua Tengah, 2 Prajurit TNI 1 Karyawan Freeport

57 tahun lalu

Operasi Senyap TNI Selamatkan 18 Karyawan Freeport dari Kepungan OPM

57 tahun lalu

Salut! 3 Prajurit TNI Dapat Kenaikan Pangkat Luar Biasa usai Operasi Hadapi KKB OPM

57 tahun lalu

Markas OPM di Soanggama Papua Tengah Berhasil Direbut, Kini Dijadikan Pos Taktis TNI

57 tahun lalu

Kontak Tembak, TNI Bebaskan Kampung Soangama dari Cengkeraman OPM

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal