Berdasarkan laporan yang diterima, insiden itu berawa dari kegiatan yang dilakukan rombongan. Mereka merekam di sepanjang jalan yang dilewati sehingga menyebabkan mereka dihadang.
Kelompok penghadang sempat meminta mereka untuk menghapus video serta foto dan langsung balik arah kembali ke Dekai. Namun, kelompok tak dikenal kembali menghadang rombongan Kementerian PUPR. Saat itu, kendaraan terus melaju sehingga diserang dengan panah dan menyebabkan dua orang terluka.
Selain La Hanafi yang menjabat sebagai Kasatker BBPJN XVIII Jayapura, korban lain yang terkena panah dalam serangan itu yakni, Heri Agus Suprianto (50), karyawan PT Agung Mulia Iriana.