Rastra Sewakottama di Papua, Kisah Pengabdian Brigadir Amharet di Zona Merah dengan Senjata Kasih

Donald Karouw
Brigadir Amharet Rirei yang dekat dengan anak-anak di Puncak Jaya, Papua Tengah. (Foto: IG Kabut Mulia)

Di sanalah nilai Tata Tentrem Kerta Raharja yang menjadi falsafah Polri menemukan bentuknya, ketertiban dan keamanan yang tumbuh dari ketenteraman dan kesejahteraan sosial, baik kesejahteraan masyarakat maupun anggota.

Dia berdialog, mendengar keluhan, dan membangun kepercayaan jauh sebelum konflik muncul. Karena itu, masyarakat mengenalnya secara personal, memercayainya, dan menganggapnya bagian dari mereka. Kepercayaan itulah yang menjadi modal terbesarnya.

Keberanian ini diuji saat perang suku antarkelompok warga pecah akibat tensi politik pemilian kepala daerah. Di saat panah dan batu beterbangan, Brigadir Amharet melangkah ke tengah medan laga. Tanpa rompi anti-peluru, tanpa senjata, dia berteriak dalam bahasa lokal, memohon perdamaian di tengah desing bahaya.

“Rasa takut untuk kena panah atau batu itu tidak ada,” katanya.

Aksinya bukan tanpa risiko ancaman keselamatan. Dia memahaminya. Bahkan dia pernah terluka di kaki akibat terkena panah yang menjadi saksi bisu pengabdiannya. Namun, sebuah momen mengharukan terjadi. Masyarakat yang bertikai justru membantunya, mereka memotong anak panah dan mengobatinya secara tradisional agar racunnya keluar. Di sana, nyawa Amharet diselamatkan oleh kasih sayang orang-orang yang dia lindungi.

Di Puncak Jaya, ekonomi adalah tantangan tersendiri. Namun, keterbatasan logistik tak menghalangi jemarinya untuk berbagi. Menggunakan uang pribadinya, dia membantu kebutuhan warga tanpa publikasi, tanpa pencitraan.

Editor : Donald Karouw
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Viral Aksi Polisi Humanis di Bandung, Selamatkan Anak Kucing Terluka Diserang Anjing

57 tahun lalu

Profil Irjen Edy Murbowo, Jenderal Humanis Penulis Buku Polisi Baik Jabat Kapolda NTB

57 tahun lalu

Momen Humanis Prajurit TNI Bantu Renovasi Rumah Adat Honai di Papua Pegunungan

57 tahun lalu

Kapolda Metro Resmikan Pamapta: Polisi Harus Berikan Pelayanan Humanis 

57 tahun lalu

Kapolri Minta Polantas Humanis, Hindari Tindakan yang Bersifat Sanksi

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal