Puluhan Warga Sorong Tolak Rapid Test, Puskesmas: Mereka Masuk Klaster Gowa

Chanry Andrew Suripatty
Sebagian warga di Sorong menjalani rapid test. (Foto: Antara).

SORONG, iNews.id - Puluhan warga di Kelurahan Klaligi, Kota Sorong, Papua Barat, menolak rapid test untuk mendeteksi dini penularan virus corona. Padahal ada 12 orang terkonfirmasi positif di kawasan mereka bagian dari klaster Ijtima Dunia 2020 di Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan.

Kepala Puskesmas Malawei, Alviana Martaudang mengatakan, warga di dua RT Jalan Perikanan Kelurahan Klaligi, Distirk Manoi, menolak rapid test dan kabur ke pulau-pulau sekitar Kota Sorong.

"Informasi yang kami dapatkan mereka sudah pergi ke pulau," kata Alviana, Rabu (27/5/2020) kemarin.

Padahal ada 12 orang di kompleks permukiman mereka yang sudah positif Covid-19. Para pasien tersbeut merupakan klaster Ijtima Dunia 2020 di Kabupaten Gowa yang dikhawatirkan sudah menularkan virus ke warga sekitar.

Dia meminta warga tak takut menjalani rapid test. Sebab tujuannya untuk memutus mata rantai penyebaran virus corona. Selain itu, pemeriksaan ini dilakukan untuk kebaikan bersama warga di Kota Sorong.

Editor : Andi Mohammad Ikhbal
Artikel Terkait
57 tahun lalu

2 Terduga Pembunuh Sekuriti Hotel di Sorong Ditangkap, Sempat Melawan Saat Disergap

57 tahun lalu

Mencekam! Bentrok 2 Kelompok Pemuda Pecah di Sorong, 2 Polisi dan Anak 10 Tahun Terluka

57 tahun lalu

Penipuan AI Berkedok Video Call Catut Kombes di Sorong, Uang Rp93 Juta Nyaris Raib

57 tahun lalu

Gempa Magnitudo 6,7 Guncang Maluku Barat Daya, Warga Sorong dan Raja Ampat Panik Berhamburan

57 tahun lalu

Oknum Guru di Sorong Diduga Bakar Rambut Siswa saat Apel, Korban sampai Trauma

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal