"Posisi kabel optik tersebut berada pada kedalaman 4.000 meter lebih di bawah laut dan sulit untuk dijangkau tanpa bantuan alat," katanya lagi.
Dia menambahkan jika kabel tersebut sudah diangkat ke permukaan maka dapat dilihat sendiri kondisi kabel apakah benar-benar putus atau rusak.
Sebelumnya, kabel fiber optik milik PT Telkom yang berada di bawah laut putus di sekitar perairan Sarmi-Biak. Dampaknya, jaringan internet di beberapa kota dan kabupaten di Papua terganggu sejak akhir April lalu.