Wacana pembentukan sejumlah provinsi baru di Papua seperti Papua Selatan, Papua Tengah, Pegunungan Tengah dan Saireri mendapat penolakan dari sejumlah kelompok mahasiswa di Jayapura dengan menggelar aksi unjuk rasa, Selasa (8/3/2022) siang.
Pandangan berbeda justru dikemukakan tokoh senior Papua Michael Manufandu yang menyebut sangat mendukung gagasan pemerintah untuk segera memekarkan Papua menjadi lima provinsi baru. RUU pembentukan provinsi baru tersebut kini sedang dibahas Badan Legislasi DPR.
"Tentu kami sangat mendukung agar pemerintah bisa memberikan pelayanan yang cepat, pelayanan dekat dan pelayanan yang tepat kepada masyarakatnya," kata Manufandu.
Mengacu pada RUU yang tengah dibahas Baleg DPR, Papua rencananya akan dimekarkan menjadi lima provinsi dengan tambahan empat calon provinsi baru, yaitu Papua Selatan dengan ibu kota Merauke, Pegunungan Tengah dengan ibu kota Wamena, Papua Tengah dengan ibu kota Timika dan Saireri dengan ibu kota Biak.
Pembentukan empat calon provinsi baru tersebut, katanya, dengan mempertimbangkan batasan wilayah adat.