Polemik Kantor Gubernur Papua Pegunungan Dibangun di Tanah Adat, Ini Respons Wapres

Binti Mufarida
Wapres Ma’ruf Amin merespons polemik lahan pembangunan pusat perkantoran Gubernur Papua Pegunungan yang berdiri di atas lahan tanah adat. (Foto: Ist)

JAKARTA, iNews.id - Wakil Presiden (Wapres) Ma’ruf Amin selaku Ketua Badan Pengarah Percepatan Otonomi Khusus Papua (BP3OKP) ikut merespons polemik lahan pembangunan pusat perkantoran Gubernur Papua Pegunungan. Sebab gedung perkantoran ini akan berdiri di atas tanah adat dan disinyalir menimbulkan potensi konflik dengan masyarakat adat setempat.

Bahkan aduan terkait rencana pembangunan gedung kantor gubernur ini telah diajukan kepada Komisi Nasional Hak Asasi Manusia. 

Wapres pun langsung menggelar rapat koordinasi terkait update kesiapan perencanaan dan pelaksanaan pembangunan sentra sarana prasarana pemerintah provinsi di 4 Daerah Otonom Baru (DOB)  Papua. Dari pertemuan ini, diketahui permasalahan lahan untuk pembangunan gedung perkantoran sudah selesai.

“Di laporan tadi dalam rapat, menurut Pj Gubernur Papua Pegunungan tidak ada masalah. Jadi, tidak ada masalah dan semuanya sudah beres,” ujar Wapres, Rabu (11/10/2023).

Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) John Wempi Wetipo menjelaskan, kurang lebih 13 suku adat setempat sudah berdialog berulang kali membahas masalah ini. Adapun aksi protes yang mengemuka, berasal dari satu warga bernama Bonny Lani, padahal secara prinsip masyarakat pemilik hak ulayat telah bersepakat untuk menyerahkan hak mereka.

Editor : Donald Karouw
Artikel Terkait
57 tahun lalu

10 Pendulang Emas Tewas Diserang KKB, Aparat Evakuasi Korban dan Kejar Pelaku ke Hutan

57 tahun lalu

Petinggi KKB Ditangkap di Yahukimo, Amunisi hingga Sajam Disita Aparat

57 tahun lalu

Penembakan Kembali Terjadi di Yahukimo, Sasar Warga Sipil

57 tahun lalu

Momen Wapres Gibran Tinjau Langsung Keberangkatan Jemaah Haji di Bandara Juanda

57 tahun lalu

Kronologi KKB Tembak 2 Warga Sipil di Yahukimo, Korban Dibuntuti 2 Pelaku Gunakan Motor

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal