Polemik Kantor Gubernur Papua Pegunungan Dibangun di Tanah Adat, Ini Respons Wapres

Binti Mufarida
Wapres Ma’ruf Amin merespons polemik lahan pembangunan pusat perkantoran Gubernur Papua Pegunungan yang berdiri di atas lahan tanah adat. (Foto: Ist)

JAKARTA, iNews.id - Wakil Presiden (Wapres) Ma’ruf Amin selaku Ketua Badan Pengarah Percepatan Otonomi Khusus Papua (BP3OKP) ikut merespons polemik lahan pembangunan pusat perkantoran Gubernur Papua Pegunungan. Sebab gedung perkantoran ini akan berdiri di atas tanah adat dan disinyalir menimbulkan potensi konflik dengan masyarakat adat setempat.

Bahkan aduan terkait rencana pembangunan gedung kantor gubernur ini telah diajukan kepada Komisi Nasional Hak Asasi Manusia. 

Wapres pun langsung menggelar rapat koordinasi terkait update kesiapan perencanaan dan pelaksanaan pembangunan sentra sarana prasarana pemerintah provinsi di 4 Daerah Otonom Baru (DOB)  Papua. Dari pertemuan ini, diketahui permasalahan lahan untuk pembangunan gedung perkantoran sudah selesai.

“Di laporan tadi dalam rapat, menurut Pj Gubernur Papua Pegunungan tidak ada masalah. Jadi, tidak ada masalah dan semuanya sudah beres,” ujar Wapres, Rabu (11/10/2023).

Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) John Wempi Wetipo menjelaskan, kurang lebih 13 suku adat setempat sudah berdialog berulang kali membahas masalah ini. Adapun aksi protes yang mengemuka, berasal dari satu warga bernama Bonny Lani, padahal secara prinsip masyarakat pemilik hak ulayat telah bersepakat untuk menyerahkan hak mereka.

Editor : Donald Karouw
Artikel Terkait
3 hari lalu

Pangkogabwilhan III Pimpin Evakuasi Bangkai Pesawat AMA yang Dibakar OPM di Papua

3 hari lalu

Bentrok Warga di Adonara NTT Pecah, 1 Orang Tewas dan 3 Luka-Luka

5 hari lalu

Wapres Gibran ke Palembang, 1.009 Petugas Gabungan Dikerahkan untuk Pengamanan

29 hari lalu

Ribuan Relawan SPPG Demo Kantor Gubernur NTB, Minta Program MBG Tetap Dilanjutkan

31 hari lalu

Satgas Damai Cartenz Tangkap Anggota HSSBI KKB di Yahukimo, Sita Amunisi

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal