Polemik Kantor Gubernur Papua Pegunungan Dibangun di Tanah Adat, Ini Respons Wapres

Binti Mufarida
Wapres Ma’ruf Amin merespons polemik lahan pembangunan pusat perkantoran Gubernur Papua Pegunungan yang berdiri di atas lahan tanah adat. (Foto: Ist)

“Jadi, saya pikir sebenarnya ini sudah selesai sebagaimana yang disampaikan Pak Pj Gubernur Papua Pegunungan,” katanya.

John Wempi mengungkapkan, masyarakat setempat justru tidak mau menerima penggantian uang. Sebagai gantinya, mereka meminta, generasi anak-anaknya akan diberikan ruang pekerjaan dalam proses pembangunan Gedung Kantor Provinsi Papua Pegunungan.

“Komitmen itu akan dilakukan dan telah ditandatangani bersama di notaris,” ucapnya.

Untuk itu, John Wempi memastikan proses peletakan batu pertama pembangunan pusat perkantoran Pemerintah Provinsi Papua Pegunungan di Wamena bisa dihadiri  Wapres pada Kamis (12/10/2023) mendatang. Hal ini sebagaimana prosesi groundbreaking serupa di Provinsi Papua Tengah dan Papua Barat Daya.

“Saya kebetulan juga dari Wamena. Kita sudah proses ini (penyelesaian masalah lahan) dan pada prinsipnya kehadiran Pak Wapres tidak mungkin ada masalah. Kami sudah clear,” ujar John Wempi.

Editor : Donald Karouw
Artikel Terkait
3 hari lalu

Pangkogabwilhan III Pimpin Evakuasi Bangkai Pesawat AMA yang Dibakar OPM di Papua

4 hari lalu

Bentrok Warga di Adonara NTT Pecah, 1 Orang Tewas dan 3 Luka-Luka

6 hari lalu

Wapres Gibran ke Palembang, 1.009 Petugas Gabungan Dikerahkan untuk Pengamanan

29 hari lalu

Ribuan Relawan SPPG Demo Kantor Gubernur NTB, Minta Program MBG Tetap Dilanjutkan

31 hari lalu

Satgas Damai Cartenz Tangkap Anggota HSSBI KKB di Yahukimo, Sita Amunisi

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal