Hasil pemeriksaan awal, penyidik menduga amunisi yang ditemukan merupakan titipan kelompok HSSBI dan diduga akan digunakan dalam aksi gangguan keamanan di wilayah Yahukimo.
Selain itu, penyidik juga mendalami dugaan keterlibatan YB dalam sejumlah aksi kekerasan bersama anggota HSSBI lainnya, termasuk pembuatan video pernyataan sikap setelah aksi penembakan terhadap kendaraan sipil di kawasan jalan masuk Gereja Katolik Yahukimo pada April 2026.
Kepala Operasi Damai Cartenz 2026, Irjen Pol Faizal Ramadhani mengatakan, penangkapan tersebut merupakan hasil pengembangan penyelidikan yang dilakukan aparat di Yahukimo.
“Penindakan ini merupakan hasil pengembangan dari penyelidikan yang dilakukan aparat di Yahukimo. Dari hasil penggeledahan ditemukan sejumlah amunisi dan barang-barang yang diduga berkaitan dengan aktivitas kelompok bersenjata. Saat ini seluruh temuan masih didalami untuk kepentingan penyidikan lebih lanjut,” ujar Irjen Faizal Ramadhani dikutip dari iNews Jayapura.
Dia menegaskan, aparat akan terus menjalankan penegakan hukum secara profesional dan sesuai prosedur demi menjaga keamanan di Papua Pegunungan.