Pengakuan Paniel Kogoya, Tergoda Bisnis Senjata Api karena KKB Bawa Uang Rp1 Miliar

Andi Mohammad Ikhbal
Para anggota KKB yang meneror masyarakat sipil di Papua. (Foto: TNI)

JAYAPURA, iNews.id - Polisi mendalami kasus jual beli senjata api untuk kelompok kriminal bersenjata (KKB). Seorang tokoh agama Paniel Kogoya (41) ditangkap setelah beberapa bulan masuk daftar pencarian orang (DPO).

Paniel Kogoya alias Peni yang berprofesi sebagai Pendeta Gereja Harapan Bertunas Kalibobo diduga menjadi pencari atau pembeli senjata api untuk KKB. Bisnis ilegal ini dijalani dengan bermitra bersama seorang bernama Didy Chandra Warobay.

Berdasarkan keterangan tersangka Paniel Kogoya, dirinya bertemu dengan Didy Chandra pada 2018 di pasar Oyehe Nabire. Ketika itu, dia ditawari sepucuk senjata api.

"Namun sata tolak, saya bilang tidak berani. Lalu kami bertukar nomor ponsel," kata Paniel dalam keterangannya kepada polisi, Selasa (20/4/2021).

Namun dua pekan kemudian, dia datangi tiga orang diduga anggota KKB dari Kabupaten Nduga. Mereka atas nama Ges Gwijangge, Jhon Gwijangge dan seorang lagi. Mereka kelompok dari Eganius Kogoya yang sedang mencari senjata api.

Editor : Andi Mohammad Ikhbal
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Identitas Anggota KKB Ditangkap di Sugapa Intan Jaya, Anak Buah Apen Kobogau

57 tahun lalu

Tragedi di Pedalaman Yahukimo, 8 Pendulang Emas Tewas Dibantai KKB OPM

57 tahun lalu

Gempa Hari Ini Magnitudo 3,6 Guncang Nabire Papua Tengah

57 tahun lalu

7 WNA China Ditangkap di Nabire Papua, Diduga Terlibat Tambang Emas Ilegal Skala Besar

57 tahun lalu

Brimob Baku Tembak dengan Diduga KKB di Dogiyai, Senjata SS1 hingga Busur Panah Disita

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal