Pariwisata di Raja Ampat Masih Sepi meski Penerbangan Sudah Dibuka

Antara
Kawasan wisata di Raja Ampat ditutup sementara selama 14 hari untuk mencegah penyebaran virus corona. (Foto: iNews/Chanry Andrew Suripatty)

"Kita tidak menginginkan itu, tapi memang itu konsekuensi dari kegiatan usaha. Tamu berkurang bahkan tidak ada, maka otomatis pendapatan menurun," ujar dia.

Saat ini, masih menurut dia, akses penerbangan di Papua Barat sudah dibuka dan hampir normal seperti sebelumnya. Hal ini diharapkan mendorong sektor pariwisata menggeliat kembali.

"Protokol kesehatan pastinya menjadi pertimbangan dalam kepariwisataan di sana," ujarnya.

Editor : Andi Mohammad Ikhbal
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Air Bersih dan Sampah Ancam Wisata KLU, Legislator Perindo Desak Pembenahan Tiga Gili

57 tahun lalu

Gempa Hari Ini Magnitudo 5,2 Guncang Raja Ampat Papua Barat Daya

57 tahun lalu

Kisah Pilu Anak Oknum Pejabat Raja Ampat, Jadi Korban Kekerasan Seksual sejak Usia 5 Tahun

57 tahun lalu

Pengakuan Mengejutkan Anak Oknum Pejabat Raja Ampat, Bongkar Kebejatan Ayah Kandung

57 tahun lalu

25 Tahun Berdiri, Babel Genjot Pariwisata Jadi Tulang Punggung Ekonomi Baru

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal