Pariwisata di Raja Ampat Masih Sepi meski Penerbangan Sudah Dibuka

Antara
Kawasan wisata di Raja Ampat ditutup sementara selama 14 hari untuk mencegah penyebaran virus corona. (Foto: iNews/Chanry Andrew Suripatty)

MANOKWARI, iNews.id - Pelaku usaha pariwisata di Kabupaten Raja Ampat, Papua Barat diminta untuk bersabar menghadapi situasi perekonomian di tengah pandemi Covid-19. Meski penerbangan sudah dibuka kembali, namun belum ada kunjungan ke daerah tersebut.

Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Papua Barat, Yusak Wabia mengatakan, masih ditemukannya kasus Covid-19 baru bisa jadi membuat warga enggan bepergian ke luar daerah.

"Saya yakin pandemi ini tidak akan selamanya. Ada saatnya akan berakhir sehingga sektor pariwisata bisa bangkit kembali," kata Yusak Wabia di Kabupaten Manokwari, Papua Barat, Kamis (3/9/2020).

Yusak Wabia menjelaskan, pandemi virus corona membawa dampak buruk cukup besar terhadap perekonomian, terutama kepada sektor pariwisata yang dinilai mendapat efek secara langsung.

Menurut dia, kondisi ini mengakibatkan tidak sedikit pelaku usaha perhotelan merumahkan karyawannya, termasuk sejumlah pemilik homestay di Kabupaten Raja Ampat yang tidak ada pemasukan sama sekali.

Editor : Andi Mohammad Ikhbal
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Air Bersih dan Sampah Ancam Wisata KLU, Legislator Perindo Desak Pembenahan Tiga Gili

57 tahun lalu

Gempa Hari Ini Magnitudo 5,2 Guncang Raja Ampat Papua Barat Daya

57 tahun lalu

Kisah Pilu Anak Oknum Pejabat Raja Ampat, Jadi Korban Kekerasan Seksual sejak Usia 5 Tahun

57 tahun lalu

Pengakuan Mengejutkan Anak Oknum Pejabat Raja Ampat, Bongkar Kebejatan Ayah Kandung

57 tahun lalu

25 Tahun Berdiri, Babel Genjot Pariwisata Jadi Tulang Punggung Ekonomi Baru

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal