Pandemi Covid-19, Festival Budaya Asmat Tahun Ini Tak Bisa Digelar

Antara
Ilustrasi Festival Budaya Asmat 2019, panitia menggelar seleksi perdana di Pirimapun, Ibu Kota Distrik Safan Kabupaten Asmat (Foto: John Ohoiwirin via Okezone)

Menurut Elisa Kambu,  Festival Budaya Asmat sudah menjadi kalender tahunan di daerahnya sebagai sarana memperkenalkan sekaligus sebagai ajang penilaian ukiran terbaik hasil kreasi para pemahat Suku Asmat yang tersebar di berbagai distrik (kecamatan).

Kegiatan itu, menurut dia, sekaligus menjadi daya tarik para wisatawan, baik domestik maupun mancanegara.

"Festival Budaya Asmat sudah menjadi ikon kami di Asmat. Sudah tentu kalau diselenggarakan, maka menjadi sarana yang sangat baik bagi masyarakat untuk memperkenalkan dan menjual hasil ukiran mereka. Dampak ekonominya sangat besar bagi masyarakat kami di Asmat melalui festival ini," kata  Kambu.

Kegiatan Festival Budaya Asmat telah diadakan sejak 1981. Kegiatan ini sempat terhenti beberapa kali, namun kemudian rutin digelar setiap tahun. Festival ini lahir dari inisiatif Gereja Katolik Keuskupan Agats yang bertujuan melestarikan nilai-nilai budaya Asmat.

Editor : Nur Ichsan Yuniarto
Artikel Terkait
13 hari lalu

Polisi Bongkar Peredaran Amunisi Ilegal di Jayapura, Menantu Purnawirawan TNI Ditangkap

13 hari lalu

DPO Pemasok Senjata Api KKB di Papua Ditangkap

18 hari lalu

Gempa Hari Ini Magnitudo 5,2 Guncang Mamberamo Tengah Papua

21 hari lalu

2 Polisi di Jayapura Diperiksa diduga terkait Penembakan, Kapolres Minta Maaf

24 hari lalu

Gempa Bumi Magnitudo 3,7 Guncang Jayapura Papua Malam Ini

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal