Selain menjalankan upaya konservasi, Kelompok Tani Hutan Warkesi bekerja sama dengan pemilik penginapan dan resor di Raja Ampat untuk mempromosikan wisata pengamatan burung di Hutan Warkesi.
Edwin mengatakan, di Hutan Warkesi wisatawan bisa mengamati cendrawasih merah, cendrawasih botak dan jenis burung yang lain seperti kakatua jambul kuning, kakatua raja, nuri dan maleo waigeo.
Dia menjelaskan, berbeda dengan cendrawasih merah yang bisa dilihat pada pagi dan sore hari di kawasan Hutan Warkesi, cendrawasih botak liar jarang terlihat.
Pendampingan
Kepala Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam Papua Barat Budi Mulyanto pada 8 November 2021 mengatakan, anggota Kelompok Tani Hutan (KTH) Warkesi juga dilibatkan dalam kegiatan patroli untuk menjaga kawasan hutan.
"Kegiatan Smart Patrol ini penting karena masyarakat kelompok KTH sendiri yang melakukan patroli yang didampingi BBKSDA sehingga mereka semakin peduli terhadap hutan yang dikelola," ucapnya.