"Tapi syarat untuk jadi aman bagi saya kerukunan antarumat beragama, karena sering agama menghancurkan persaudaraan. Enak juga berbeda-beda, tapi jangan perbedaan itu menyebabkan perpecahan dan konflik," kata Mandagi.
Dia juga mengingatkan, 2023 menjadi tahun politik sehingga semua pihak harus berhati-hati untuk tidak menggunakan dan mengatasnamakan agama demi kepentingan politik yang menghancurkan Indonesia.
"Yang terakhir, tentu kita mau maju karena kita masih ketinggalan dari provinsi-provinsi lain. Coba kami dipercepat, tapi mempercepat butuh duit juga, jadi kirim duit ke sini asal pejabat-pejabat di sini jangan korupsi, karena korupsi yang menghancurkan Republik Indonesia," ujar Mandagi.