Kendati demikian, Roem tidak merinci berapa oknum yang telah ditahan dan status mereka belum disebutkan. Tetapi yang jelas, kasus tersebut masih dikembangkan dan akan dilakukan ekspos ke media.
Dia menegaskan, karena kasus dugaan penjualan senpi serta amunisi dari Ambon ini masih dalam proses penyelidikan, maka Polda Maluku belum dapat memberikan penjelasan lebih rinci.
“Misalnya jenis senjata api dan kaliber amunisinya, dijual oleh siapa saja dan modus operandinya seperti apa,” katanya.