Selanjutnya dilakukan pengembangan dan berkoordinasi dengan tim gabungan Polda Maluku yang menangkap sejumlah orang diduga anggota Polri.
Sementara itu, Kabid Humas Polda Maluku Kombes Pol M Roem Ohoirat mengatakan, masih berkoordinasi dengan Polda Papua Barat serta Polres Bintuni terkait penangkapan seorang tersangka yang membawa senpi dan amunisi dari Kota Ambon.
"Hasil pengembangan pemeriksaan terhadap pelaku yang ditahan di Polres Bintuni, mengaku kalau senpi dan amunisi tersebut dibeli dari Ambon," kata Roem, Minggu (21/2/2021).
Menurutnya, atas informasi tersebut, Kapolda Maluku Irjen Pol Refdi Andri memerintahkan Kapolresta Ambon dengan didukung Polda Maluku berkoordinasi dengan Polres Bintuni dan Polda Papua Barat.
"Selain itu juga telah dilakukan penyelidikan di Ambon dan hasilnya telah dilakukan penangkapan terhadap beberapa orang," katanya.