Pratu Andika menyaksikan langsung pada saat posisi senjata SPR 3 tersebut meletus terkena Prada Sandhi. Serka Endro yang menerima informasi langsung melaporkan kembali kepada Danpos Lettu Inf Faisal Ramadan Karo-karo kalau letusan senjata tersebut berasal dari SPR 3. Satu anggota yakni Prada Sandhi meninggal akibat kejadian tersebut.
Selanjutnya Danpos Balingga Lettu Inf Faisal Ramadan Karo-Karo melapor kepada Dansatgas Yonif Mekanis 203/AK kalau ada bunyi letusan di Pos Balingga dan satu anggota terkena tembakan.
Mendapat Laporan dari Danpos Balingga, Dansatgas Yonif Mekanis 203/AK melapor ke komanda atas dan memerintahkan 1 timsus dipimpin Lettu Inf Dawut (Pasiops Satgas) beserta dokter untuk melaksanakan evakuasi ke Pos Balingga kemudian menuju ke RSUD Tiom.
Selanjutnya jenazah diberangkatkan dari RSUD Tiom menuju Wamena untuk disemayamkan di Yonif 756. Direncanakan akan dilanjutkan dari Bandara Wamena menuju Cariuk Bogor.
Sebelumnya, Komandan Korem 172/PWY Brigjen JO Sembiring menyampaikan berduka cita atas gugurnya prajurit yang bertugas di Pos Balingga, Lanny Jaya. Saat ini staf Kodam dan Denpom telah ke lokasi untuk mengumpulkan fakta-fakta penyelidikan.