Acara wisuda yang dihadiri para orang tua, ibu Lugas menghampiri anaknya. Tepuk tangan langsung terdengar saat badan tegapnya menunduk kepada sang ibu.
Sambil terisak, dia berulang kali mengucapkan terima kasih kepada ibunya yang telah membesarkan.
"Pada ibu saya tercinta tiada kata lagi yang bisa menuliskan rasa terima kasih saya atas perjuangan dan doa-doamu selama ini. Tak ada kata balasan lagi yang indah selain surgamu," kata dia.
Menurut dia, menjadi tentara untuk membantu ekonomi keluarga. Kebijakan yang dilakukan KSAD Jenderal Dudung Abdurachman ibarat mukjizat dari Allah SWT.
"Saya menjadi tentara untuk meringankan ekonomi keluarga kami. Tidak pernah terlintas kebijakan Bapak KSAD bahwa lulusan Diploma 4 tepat menjadi perwira, bagi saya itu mukjizat barokah Allah SWT melalui tangan Bapak KSAD," katanya.