Kisah Sukses Anak Yatim Jadi Prajurit TNI AD : Sore Jualan Gorengan, Malam Kuli Pasar
Dia mengaku sempat putus asa dan berpikir untuk berhenti sekolah karena menambah beban biaya. Namun dia menguat tekadnya agar sukses untuk membahagiakan ibu dan adiknya.
Sebelum menjalani proses seleksi, dia mengaku sempat malu karena datang dari keluarga yang kurang mampu. Dia mengaku, baju dan sepatu yang digunakannya amat tidak layak.

Akhirnya dia pun memutuskan untuk mendaftarkan diri menjadi tentara dengan mengadaikan motor yang digunakan untuk berjualan. "Alhamdulillah dengan rahmat Tuhan yang maha Esa, saya dinyatakan lulus dan masuk menjadi tentara melalui jalur bintara unggulan," ungkapnya
Tangisannya pecah, dikatakannya segala capaian yang telah diraihnya karena kerja keras. Dia mengatakan, tiada hal yang tidak mungkin jika itu dilakukan secara sungguh-sungguh.
"Setiap orang punya kesempatan yang sama untuk sukses dan mencapai masa depan cerah selama ada usaha dan kemauan. Tidak ada hal yang tidak mungkin, nothing impossible," jelasnya.