Kisah Permukiman di Atas Air Agats, Pelosok tapi Warga Pakai Motor Listrik

Arif Budianto
Lokasi Permukiman di Atas Air Agats Papua (Foto: iNews/Arif Budianto)

AGATS, iNews.id - Kisah warga permukiman di atas air di Agats, Papua menarik untuk dibicarakan.  Warga yang daerahnya bersinggungan langsung dengan Laut Arafuru ini canggihnya sudah menggunakan motor listrik.

Agats memiliki jumlah penduduk 15.841 pada tahun 2020 ini mungkin bisa disebut daerah dengan peradaban termaju di antara distrik lainnya di Kabupaten Asmat. Walaupun berada di pelosok, namun kegiatan ekonomi mulai dari perniagaan, jasa, transportasi, dan lainnya berjalan cukup baik. 

Di distrik dengan luas wilayah 701,99 km persegi itu, dihuni beragam etnis dan suku seperti Jawa, Bugis, dan suku asli Asmat. Mereka hidup berbaur dengan keanekaragaman agama dan budaya. 

Ada yang menarik dari distrik ini, di mana mereka hidup di atas air. Rumah rumah di bangun di atas panggung kayu. Begitu pun jalanan yang juga nyaris seluruhnya ada di atas jembatan. Bisa disebut, mereka yang datang ke kampung ini tak akan menginjak tanah. Semua aktivitas dilakukan di atas panggung papan atau beton. 

"Dulu kita di atas papan, tapi sekarang sebagian sudah diganti beton untuk jalanannya. Kita hidup di atas panggung-panggung karena air kapan pun bisa pasang, " kata Kepala Dinas Sosial Kabupaten Asmat Amir Makhmud. 

Kondisi ini menyebabkan penyesuaian atas kondisi kehidupan mereka, salah satunya transportasi. Banyak kendaraan lalu lalang di distrik ini, namun tidak terdengar suara deru mesin kendaraan. Kendati posisi mereka ada di pelosok Papua, namun semua sepeda motor di Agats menggunakan tenaga listrik.

Editor : Nani Suherni
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Gempa Hari Ini Guncang Mamberamo Tengah Papua, Cek Kekuatan Magnitudonya!

57 tahun lalu

Pilu! 5 Korban Tewas Ledakan Bom PD II di Biak Dimakamkan dalam Satu Liang Lahat

57 tahun lalu

Terungkap! Ini Identitas 5 Korban Tewas Ledakan Bom Peninggalan PD II di Biak Papua

57 tahun lalu

OPM Kembali Berulah, TNI Evakuasi Puluhan Pendulang Emas dari Awimbon ke Boven Digoel

57 tahun lalu

Pengamat Militer Bongkar Alasan KKB Selalu Serang Pekerja Proyek dan Guru di Papua 

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal