Kericuhan di Lapas Sorong, Napi Diberikan Pemahaman soal Program Asimilasi

Chanry Andrew Suripatty
Antara
Kerusuhan pecah di Lapas Kelas IIB Kota Sorong, Papua, Rabu (22/4/2020). (Foto iNews/Chanry Andrew Suripatty)

SORONG, iNews.id - Penyebab kericuhan napi di Lapas Sorong dinilai karena masalah transparansi pelayanan. Kanwil Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkumham) Papua Barat telah melakukan mediasi dengan para napi di sana.

Kepala Kanwil Kemenkumham Papua Barat, Anthonius M Ayorbaba mengatakan, telah mendengar secara langsung aspirasi mereka dan motif terjadinya keributan pada 22 April lalu 

"Permasalahan di Lapas Sorong tersebut karena kurangnya transparansi pelayanan. Padahal Lapas Sorong telah disiapkan server sistem database pemasyarakatan," kata Anthonius di Kota Sorong, Papua Barat, Senin (27/4/2020).

Dengan sistem database tersebut, napi tidak perlu lagi bertanya kepada petugas, tetapi dia bisa mengecek langsung kapan akan dibebaskan dan menjalani program pembinaan lanjutan.

"Namun, hal tersebut tidak dijalankan dengan baik oleh petugas yang ada di Lapas Sorong," ujar dia.

Editor : Andi Mohammad Ikhbal
Artikel Terkait
9 jam lalu

Pengukuran Lahan di Makassar Berujung Ricuh, Warga Bentrok dengan Polisi

16 jam lalu

Konser Hari Jadi Labuhanbatu Selatan Ricuh, Belasan Remaja Baku Hantam

6 hari lalu

Geger! Mahasiswa Unamin Sorong Ditemukan Tewas di Depan Kos Putri

14 hari lalu

Viral di Sampang! Antrean Panjang BBM Berujung Ricuh, Dipicu Sikap Petugas SPBU

15 hari lalu

Wali Kota Tidore Umumkan Pemotongan TPP, Apel ASN dan PPPK Berubah Ricuh

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal