Kericuhan di Lapas Sorong, Napi Diberikan Pemahaman soal Program Asimilasi

Chanry Andrew Suripatty
Antara
Kerusuhan pecah di Lapas Kelas IIB Kota Sorong, Papua, Rabu (22/4/2020). (Foto iNews/Chanry Andrew Suripatty)

SORONG, iNews.id - Penyebab kericuhan napi di Lapas Sorong dinilai karena masalah transparansi pelayanan. Kanwil Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkumham) Papua Barat telah melakukan mediasi dengan para napi di sana.

Kepala Kanwil Kemenkumham Papua Barat, Anthonius M Ayorbaba mengatakan, telah mendengar secara langsung aspirasi mereka dan motif terjadinya keributan pada 22 April lalu 

"Permasalahan di Lapas Sorong tersebut karena kurangnya transparansi pelayanan. Padahal Lapas Sorong telah disiapkan server sistem database pemasyarakatan," kata Anthonius di Kota Sorong, Papua Barat, Senin (27/4/2020).

Dengan sistem database tersebut, napi tidak perlu lagi bertanya kepada petugas, tetapi dia bisa mengecek langsung kapan akan dibebaskan dan menjalani program pembinaan lanjutan.

"Namun, hal tersebut tidak dijalankan dengan baik oleh petugas yang ada di Lapas Sorong," ujar dia.

Editor : Andi Mohammad Ikhbal
Artikel Terkait
57 tahun lalu

2 Terduga Pembunuh Sekuriti Hotel di Sorong Ditangkap, Sempat Melawan Saat Disergap

57 tahun lalu

Mencekam! Bentrok 2 Kelompok Pemuda Pecah di Sorong, 2 Polisi dan Anak 10 Tahun Terluka

57 tahun lalu

Kronologi Demo Rusuh di Lapas Narkotika Sungguminasa, Massa Rusak Fasilitas hingga Bakar Ban

57 tahun lalu

Ricuh di Depan Lapas Narkotika Sungguminasa, 8 Orang Ditangkap

57 tahun lalu

Penipuan AI Berkedok Video Call Catut Kombes di Sorong, Uang Rp93 Juta Nyaris Raib

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal