Kerusuhan di Lapas Sorong Diduga Dipicu Banyak Napi Tak Dapat Asimilasi Corona

Chanry Andrew Suripatty
Lapas Kelas IIB Kota Sorong, Papua dibakar napi karena kecewa tidak mendapat program asimilasi corona. (Foto: iNews/Chanry Andrew Suripatty)

SORONG, iNews.idKerusuhan di Lapas Kelas II B Kota Sorong, Papua, Rabu (22/4/2020) sore, diduga dipicu kekecewaan ratusan narapidana yang tidak menerima program asimilasi wabah corona dari Kemenkum dan HAM.

Diperoleh informasi, dari 335 narapidana di lapas tersebut hanya 50 warga binaan yang mendapat program asimilasi. Hal iti diduga memicu ratusan napi lainnya iri hingga mengamuk dan membakar ruangan lapas. 

Kepala Lembaga Pemasyarakatan Kelas II B Sorong, Minus Ananto mengatakan, hingga saat ini penghuni Lapas Kelas IIB Sorong berjumlah 335 orang. Pihak lapas masih berusaha menenangkan penghuninya lapas agar kerusuhan tidak meluas. 

"Narapidana tersisa saat ini 335 orang, kami masih berusaha menenangkan mereka dulu agar kejadian tidak meluas,” kata Kepala Lembaga Pemasyarakatan Kelas II B Sorong, Minus Ananto di lokasi kejadian, Rabu (22/4/2020) malam. 

Dalam video amatir, terlihat sejumlah narapidana yang tersisa di dalam lapas ini terlihat membakar sejumlah bagian ruangan di dalam Lapas. Mereka meminta kepada pihak Lapas agar mereka segera di bebaskan.

Editor : Kastolani Marzuki
Artikel Terkait
57 tahun lalu

8 Tahanan Kabur dari Lapas Sorong Ditangkap, 45 Orang Masih Diburu

57 tahun lalu

53 Tahanan di Lapas Sorong Kabur usai Ledakkan Petasan dan Serang Petugas

57 tahun lalu

140 Warga Binaan Lapas Sorong Terima Remisi Idul Fitri, 1 Orang Langsung Bebas

57 tahun lalu

8 Napi Lapas Majalengka Dapat Asimilasi, Kalau Langgar Hukum SK Dicabut

57 tahun lalu

Program Asimilasi di Rumah, 6 Napi Lapas Perempuan Semarang Hirup Udara Bebas

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal