Kepala BNPB Makan Papeda Bersama 1.000-an Warga Sekitar Danau Sentani Papua

Aditya Pratama
Kepala BNPB Doni Monardo saat bersama bersama warga sekitar Danau Sentani, Jayapura, Papua. (Foto: Istimewa)

Dalam acara yang dihadiri sekitar 1.000-an warga masyarakat Sentani Jayapura dilangsungkan prosesi makan sagu se-Helai Papeda. Filosofi dan makna acara adat ini yakni, ‘jika ada masalah, ada perseteruan, perbedaan pendapat, maka dengan makan bersama se-Helai Papeda segala urusan menjadi selesai dalam semangat damai. Se-Helai Papeda jika diterjemahkan bebas, artinya sebaskom atau senampan sajian papeda, makanan khas Papua berbahan baku sagu.

Prosesi adat se-Helai Papeda  diikuti oleh seluruh masyarakat di bawah tenda yang sudah disiapkan.

"Papeda merupakan tanda persatuan dan kesatuan. Dengan makan (papeda) bersama artinya semua bersatu dengan para pemimpin kampung. Kalau sudah duduk bersama makan papeda, maka tidak ada perselisihan. Hal itu yang kami pegang terus sampai sekarang," ujar Ondofolo Demas Tokoro.

Sementara itu, Pemerintah Daerah Kabupaten Jayapura menyebut kehadiran BNPB merupakan wujud perhatian pemerintah pusat mulai dari saat bencana sampai masa pemulihan pascabencana banjir Sentani. Hal itu sekaligus menunjukkan negara benar-benar hadir untuk masyarakat Papua sebagai pelipur lara dan solusi persoalan yang ada.

"Kami saat ini masih berduka, namun kami tidak mau menangis lagi. Kami sangat bersyukur dengan adanya bantuan dari pemerintah pusat. Negara hadir di tengah masyarakat. Pemerintah pusat bersama kami di daerah dan semua warga di sini, sudah berjalan pada jalur yang benar," ucap Bupati Kabupaten Jayapura Mathius Awoitau.

Editor : Donald Karouw
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Kepala BNPB Minta Maaf soal Bencana Tapsel: Saya Tidak Mengira Sebesar Ini

57 tahun lalu

Pencarian 26 Korban Longsor Banjarnegara, BNPB Siapkan Modifikasi Cuaca 

57 tahun lalu

Itinerary 4 Hari di Jayapura, Dijamin Tak Terlupakan!

57 tahun lalu

Kepala BNPB Datangi Ponpes Al Khoziny, Pantau Langsung Evakuasi Korban Musala Ambruk

57 tahun lalu

BNPB Ingatkan Megathrust di Sumbar, Tsunami Hanya Butuh Waktu 20 Menit Capai Padang

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal