"Total semua mesin asap ikan ada 260 unit, 10 sudah diserahkan. Masih ada 200 mesin pengasapan ikan dari Presiden yang akan segera dikirim dan 50 dari sumbangan lainnya," ujar Doni, didampingi tokoh adat Papua Yanto Eluway, Selasa (3/9/2019).
Doni menilai ada potensi besar yang dimiliki Jayapura, khususnya di sektor perikanan. Namun hal tersebut masih belum dimaksimalkan. Oleh karena itu, pemerintah pusat melalui BNPB mengharapkan masyarakat Papua dapat mengembangkan potensi dan bersaing dengan wilayah lain bahkan menjadi primadona.
"Saya diberi tugas oleh Bapak Presiden Joko Widodo untuk memberikan bantuan alat asap ikan, khususnya untuk mama-mama agar dapat mengelola ikan sehingga memiliki nilai lebih. Dan ikan dari laut Papua serta ikan dari Danau Sentani bisa dikirim dan dinikmati ke Jakarta bahkan mancanegara," kata Doni.
Dalam program ini PT Garuda Indonesia akan mensubsidi dari sisi pengangkutan, PT Bukalapak untuk pengemasan dan pemasaran serta BRI untuk skema permodalan.
Dia menuturkan, bantuan tersebut merupakan bagian dari upaya pemulihan sosial ekonomi bagi warga Sentani yang terdampak bencana banjir bandang pada 16-17 Maret 2019 lalu. Bagi masyarakat, bantuan ini dinilai mampu memulihkan kepercayaan sekaligus melengkapi potensi yang ada di sekitar Danau Sentani.