Selanjutnya, Doni menyampaikan dua pabrik sagu juga akan dibangun sebagai langkah awal pemanfaatan tanaman yang banyak dijumpai di Sentani agar menjadi sesuatu yang memiliki nilai jual lebih. Semua itu untuk kesejahteraan ekonomi masyarakat Papua.
“Sentani penuh dengan tanaman sagu. Papua merupakan kawasan dengan hutan sagu terluas di dunia. Sayang kalau hal itu belum dimaksimalkan," tuturnya.
Menurutnya, dengan teknologi baru ini, sagu tidak hanya bahan baku papeda, tapi juga bisa dikembangkan menjadi jenis olahan lain seperti kwetiau, udon, tepung, dan sebagainya. Karena itu, Doni mendorong agar Pemkab Jayapura segera memberi lahan yang strategis sebagai calon lokasi berdirinya pabrik.
Dalam kesempatan itu, BNPB juga menyerahkan perahu katamaran untuk setiap kampung di pesisir Danau Sentani. Katamaran yang sebelumnya telah diuji coba langsung Kepala BNPB dan rombongan. Nantinya kapal ini bisa untuk patroli, kebersihan danau, pariwisata dan kegiatan lain yang menunjang masyarakat Danau Sentani.
Adapun untuk pengembangan sektor pertanian dan perkebunan, BNPB juga secara simbolis memberikan bantuan berupa bibit pohon masohi. Keistimewaan dari masohi terletak pada kulit kayunya sebagai bahan baku parfum. Salah satu perusahaan yang mengembangkan kulit kayu masohi ialah produksi parfum merek Hermes.