Kasus Mutilasi 4 Warga Papua, 2 Oknum TNI Pangkat Pama dan Pamen Diduga Terlibat

Chanry Andrew Suripatty
Kodam XVIII Cenderawasih memberikan perhatian penuh atas kasus mutilasi yang diduga melibatkan enam anggota TNI AD di Mimika. (Foto: Antara)

Pembunuhan keji yang diduga dilakukan enam oknum prajurit TNI AD bersama empat warga sipil terhadap empat orang warga asli Papua asal kabupaten Nduga mendapat perhatian serius dari Pangdam XVII Cenderawasih Mayjen TNI Teguh Muji Angkasa. 

Jenderal bintang dua tersebut menegaskan, TNI dalam hal ini Angkatan Darat tidak akan mentoleransi setiap perbuatan prajuritnya yang melakukan tindak pidana. 

"Kami akan transparan dalam pengungkapan kasus ini. Sudah ada perintah langsung dari Bapak Panglima TNI dan Bapak Kepala Staf Angkatan Darat kepada kami untuk memproses kasus yang diduga melibatkan para oknum prajurit TNI AD sesuai hukum dan perundang-undangan yang berlaku," kata Pangdam.

Pangdam juga menyampaikan kepirhatinan dan ucapan belasungkawa sedalam-dalamnya atas peristiwa meninggalnya empat warga sipil asal kabupaten Nduga.

“Memang betul telah terjadi dan telah ditemukan dua jenazah korban mutilasi yang terjadi di Timika. Kami, saya dalam hal ini turut prihatin akan kejadian tersebut dan juga turut berbela sungkawa,” katanya.

Editor : Donald Karouw
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Mayat Terikat Ditemukan dalam Rumah Kosong di Jember, Pelaku Ditangkap Kurang dari 8 Jam

57 tahun lalu

Bom Aktif Peninggalan PD II Dimusnahkan di Biak Numfor, Cegah Insiden Ledakan Berulang

57 tahun lalu

Misteri Pembunuhan Janda di Jeneponto Terungkap, Pelaku Ditangkap usai Setahun Buron

57 tahun lalu

Terungkap Motif Menantu Tega Racuni Mertua dengan Sate Ayam di Boyolali

57 tahun lalu

Driver Taksi Online Tewas Bersimbah Darah di Maros, Diduga Korban Pembunuhan

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal