Kasus Dugaan Pemerkosaan Turis China di Papua, Polisi Kejar 2 Pelaku

Chanry Andrew Suripatty
Polisi dan korban saat olah TKP di lokasi rumah kosong. (FotoL iNews/Chanry Andrew Suripatty)

WAMENA, iNews.id – Polisi menyelidiki laporan dugaan pemerkosaan yang dialami turis asal China saat berkunjung ke Desa Aikima, Kabupaten Jayawijaya, untuk melihat mumi Papua, Jumat (13/7/2018). Pelaku yang diketahui sejumlah dua orang sedang dalam perburuan petugas.

Kapolres Jayawijaya AKBP Yan Piet Reba mengatakan, hingga saat ini penyidik masih mengumpulkan petunjuk untuk mengejar kedua terduga pelaku. Sementara korban sudah melengkapi berkas laporan dan melakukan visum.

"Korban saat ini dalam perjalanan pulang ke negara asalnya. Kami sudah lengkapi berkas laporan dan saat ini fokus untuk mengungkap kasus dan mengejar pelaku yang menurut keterangan korban berjumlah dua orang,” kata Yan Piet Reba, Sabtu (14/7/2018).

Dia menjelaskan, hasil pemeriksaan di lapangan korban belum sempat diperkosa. Saat akan melancarkan aksinya dengan menarik korban ke rumah kosong, niat bejat kedua pelaku lebih dahulu diketahui kepala desa dan warga setempat. Mereka kemudian melarikan diri.

"Hasil penyelidikan, memang benar korban dihadang oleh dua pelaku. Namun aksi itu diketahui warga dan kepala desa sehingga pelaku langsung kabur. Jadi tidak betul korban mengalami perkosaan," ujarnya.

Editor : Donald Karouw
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Tok! Kakek Pemerkosa 5 Bocah di NTT Divonis 18 Tahun Penjara

57 tahun lalu

Polisi Tembak Begal Sadis di Bandung, Korban Perempuan Diperkosa dan Diancam Pisau

57 tahun lalu

Biadab! Remaja di Makassar Perkosa dan Bunuh Bocah 12 Tahun usai Nonton Video Porno

57 tahun lalu

Ayah Tiri Perkosa 2 Anak Kembar Sekaligus di Surabaya, Salah Satu Korban Hamil

57 tahun lalu

Ditangkap di Surabaya, Begini Siasat Licik Pria Pemerkosa Mahasiswi Kaltara

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal