Namun, di sisi lain, masyarakat tiga kampung yang mengungsi ke Timika tidak menjadi korban KKB. Sebab, KKB selama ini selalu mengorbankan masyarakat dan menjadikannya sebagai tameng hidup.
"Artinya masyarakat selalu dijadikan korban. Bila terjadi sesuatu, yang diperhadapkan dengan aparat itu masyarakat. Itu yang perlu kita pikirkan bersama untuk mencari solusinya seperti apa," ujar mantan kapolda Sumut itu.
Kapolda Papua menegaskan jajarannya akan terus melakukan upaya-upaya tegas kepada KKB agar mereka segera meninggalkan kawasan perkampungan sekitar Kota Tembagapura itu. Sebab, hingga kini KKB pimpinan komandan operasi Lekagak Telenggeng itu masih berada di kawasan Kampung Aroanop, Distrik Tembagapura.
"Hasil monitoring kami mereka masih berada di sekitar situ. Bahkan, mereka membuat semacam markas sementara di situ," ujarnya.
Paulus Waterpauw juga meminta warga tiga kampung Distrik Tembagapura yang sementara ini mengungsi ke Timika untuk optimistis bisa kembali ke kampung mereka. Polisi juga akan melakukan upaya-upaya untuk segera mengeluarkan kelompok bersenjata ini dari wilayah Tembagapura supaya masyarakat bisa kembali ke sana.