Komarudin mengatakan, TKD Papua memiliki komitmen tinggi untuk memenangkan pasangan Jokowi-Kiai Ma'ruf pada Pilpres 2014 mendatang. Bahkan, kata Komaruddin, meski acara konsolidasi tersebut digelar sangat mendadak, namun tokoh dari berbagai daerah di Papua hasir.
"Itu menunjukkan keseriusan dan komitmen teman-teman dari berbagai kalangan untuk memenangkan Jokowi. Dari Nabire, Meraoke, serius teman- teman memperjuangkan Bapak Jokowi menjadi presiden," katanya.
Komarudin menjelaskan, sebagai langkah pemenangan, seluruh struktur organisasi TKD kabupaten/kota sudah terbentuk. Dia optimistis bahwa rakyat Papua akan memilih Jokowi-Kiai Ma'ruf pada 17 April mendatang. Keyakinan itu dilandasi atas tingginya perhatian Jokowi selama 4,5 tahun terakhir terhadap pembangunan di Papua.
"Rakyat Papua pasti memilih Bapak. Bukan karena kami (TKD) kerja, tapi Pak Jokowi sendiri yang kerja dan mereka melihat sendiri hasilnya. Kalau Bapak menang, itu bukan karena saya sebagai TKD, kita ini hanya sebagai penyambung lidah saja," katanya.
Komaruddin juga sangat optimistis bisa meraih kemenangan tinggi di Bumi Matahari Terbit. Sebab, menurutnya saat ini seluruh gubernur dan bupati mendukung kemenangan Jokowi-Ma'ruf. "Hari ini gubernur dan seluruh bupati mendukung. Ini bukan sesuatu yang dibuat-buat karena pengabdian bapak ke Papua memang patut diberi apresiasi," ucapnya.
Saat ini, pihaknya juga sedang melakukan konsolidasi hingga ke seluruh penjuru Papua, termasuk di wilayah pedalaman. Sebab, dia Papua ada 10 kabupaten lebih yang masih menggunakan sistem noken.
Menurutnya, 100 persen mereka mendukung Jokowi. "Tapi ini dari segi legalitasnya harus disiapkan. Semua pendukung Jokowi, kita harus kerja keras dokumen ini harus clear. Sebab aturannya pemilih harus punya e-KTP, tapi kita di Papua ini rekaman (e-KTP) baru 50 persen lebih. Ini namanya pertempuran, jadi harus dalam keadaan siaga. Gak boleh bilang 100 persen (menang)," paparnya.