Jurus Kapolri Tangani Keamanan Papua, Minta 2 Hal Ini ke Brimob Hadapi KKB

Riyan Rizki Roshali
Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo dalam HUT ke-80 Brimob, Jumat (14/11/2025). (Foto: Dok. Polri)

“Rekan-rekan tentunya tampil untuk ikut terlibat langsung dalam Satgas Damai Cartenz dan rekan-rekan tentunya harus selalu memiliki kemampuan hard approach, kemampuan untuk berperang di dalam hutan,” katanya.

Kemampuan ini dinilai penting karena karakteristik wilayah Papua yang didominasi hutan dan pegunungan, serta mobilitas KKB yang kerap menyerang aparat.

Selain kemampuan tempur, Kapolri menegaskan pentingnya pendekatan kemanusiaan untuk menekan konflik sosial di Papua. Dia menyebut soft approach menjadi bagian penting dalam operasi modern.

“Namun juga rekan-rekan harus memiliki kemampuan soft approach sehingga pendekatan-pendekatan kemanusiaan juga terus kita lakukan, baik dengan melibatkan tokoh-tokoh daerah, tokoh-tokoh agama, tokoh-tokoh adat,” ucapnya.

Sigit menilai keterlibatan tokoh lokal dapat meredam ketegangan dan meminimalkan potensi korban jiwa. Pendekatan ini juga diyakini bisa merangkul masyarakat setempat agar tidak terpengaruh propaganda KKB.

Editor : Donald Karouw
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Kapolri Minta Brimob Tingkatkan Hard dan Soft Approach Hadapi KKB Papua

57 tahun lalu

Kapolda Papua Irjen Patrige Renwarin Terima Bintang Bhayangkara Pratama

57 tahun lalu

Menko Polkam dan Kepala BIN Datang ke Papua, Ada Apa?

57 tahun lalu

Gibran Buka Suara soal Isu Diasingkan ke Papua: Itu Tidak Benar!

57 tahun lalu

Momen Humanis Prajurit TNI Bantu Renovasi Rumah Adat Honai di Papua Pegunungan

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal