NDUGA, iNews.id - Puluhan warga Distrik Paro berbondong-bondong eksodus ke Distrik Kenyam, Kabupaten Nduga, Papua Pegunungan. Mereka terpaksa meninggalkan kampung halamannya lantaran ulah KKB pimpinan Egianus Kogoya.
Kasatgas Humas Ops Damai Cartenz 2023, Kombes Pol Donny Charles, mengatakan KKB Egianus Kogoya memiliki rekam jejak kerap berulah sejak 2017 lalu. Sehingga, tidak heran masyarakat Paro memilih meninggalkan kampung halamannya.
"Singkatnya ada 65 aksi yang telah dilakukan dalam periode tahun 2017 hingga sekarang di antaranya ada pembunuhan, pemerkosaan, penembakan, pengerusakan bangunan, pembantaian dan masih banyak lagi tindakan kriminal yang dilakukan KKB pimpinan Egianus Kogoya ini di wilayah kabupaten Nduga," ujar Donny, dikutip dari portal resmi Polri, Senin (13/2/2023).
Berdasarkan catatan, KKB Egianus Kogoya sudah tiga kali membantai warga sipil sepanjang 2018 hingga 2022. Pada 25 Juni 2018 lalu, KKB membantai warga di Kompleks Bandara Kenyam.
Peristiwa itu mengakibatkan tiga warga sipil meninggal dunia dan tiga lainnya luka-luka termasuk satu di antaranya pilot.