Identitas 6 Korban Pembantaian Sadis KKB di Yahukimo, 5 Orang Belum Teridentifikasi

Nathan Making
Aparat gabungan mengevakuasi pendulang emas yang berhasil menyelamatkan diri dari pembantaian KKB di Yahukimo, Papua Pegunungan. (Foto: iNews/Nathan Making) 

MIMIKA, iNews.id - Sebanyak 11 warga sipil menjadi korban pembantaian sadis Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) di Kabupaten Yahukimo, Papua Pegunungan. Para korban merupakan pendulang emas yang dibunuh secara keji.

Informasi yang diterima iNews, dari 11 korban tewas enam orang di antaranya telah berhasil teridentifikasi. Identitas mereka bernama Aidil, Sahruddin, Ipar Stenli, Wawan, Feri dan Bungsu.

Sementara lima korban pembunuhan lainnya masih dalam proses identifikasi. Secara keseluruhan, para korban tewas dengan luka bacokan, tembakan serta tertancap panah di sejumlah bagian tubuh.

Kepala Operasi Satgas Damai Cartenz 2025 Brigjen Pol Dr Faizal Ramadhani mengatakan, telah mengerahkan aparat gabungan untuk menindaklanjut penanganan kejadian ini.

“Kami sangat mengecam tindakan keji ini. Ini bukan hanya serangan terhadap warga sipil tak bersalah, tetapi juga bentuk nyata pelanggaran hak asasi manusia. Satgas Operasi Damai Cartenz akan terus memburu para pelaku dan memastikan keamanan warga di Papua tetap terjaga,” ujarnya, Rabu (9/4/2025).

Editor : Donald Karouw
Artikel Terkait
57 tahun lalu

OPM Kembali Berulah, TNI Evakuasi Puluhan Pendulang Emas dari Awimbon ke Boven Digoel

57 tahun lalu

10 Pendulang Emas Tewas Diserang KKB, Aparat Evakuasi Korban dan Kejar Pelaku ke Hutan

57 tahun lalu

Koops TNI Habema Buru KKB OPM Bunuh 8 Pendulang Emas di Yahukimo

57 tahun lalu

TNI Kirim Helikopter Evakuasi 8 Pendulang Emas Tewas Diserang OPM di Yahukimo

57 tahun lalu

Tragedi di Pedalaman Yahukimo, 8 Pendulang Emas Tewas Dibantai KKB OPM

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal