Heboh Aksi Pembongkaran dan Pembakaran Logistik Pemilu di Paniai, Ini Penjelasan Polisi

Kurnia Illahi
Sejumlah warga di Distrik Yagai melakukan pembongkaran logistik Pemilu 2024. (Foto: Polda Papua).

“Masih berkaitan dengan logistik pemilu, di Distrik Aweida, telah terjadi pembakaran logistik pemilu. Adapun Kronologi singkat kejadian yakni pukul 14.50 WIT, telah bergeser logistik pemilu untuk Distrik Aweida dengan menggunakan 8 unit speed (6 speed mengangkut logistik sedangkan 2 speed mengangkut PPD, PPS dan Pandis) dari Pelabuhan (Danau) Aikai Enarotali menuju Distrik Aweida tanpa kendala dan berjalan dengan baik dan aman," katanya.

Namun, pukul 16.34 WIT, diperoleh informasi logistik telah dirampas dan dibakar di dekat danau Darauto. Setelah mendapatkan informasi tersebut, polisi langsung mengecek kejadian itu dan didapatkan informasi dari salah satu warga masyarakat Aweida bahwa logistik yang dibakar tersebut sebanyak satu speed. 

Sedangkan logistik pada 7 speed lainnya langsung berbalik ke arah Enarotali yang kemudian segera dilakukan penjemputan logistik untuk diamankan kembali di Kantor KPU Paniai bersama KPU, Bawaslu dan Polres Paniai. Logistik yang berhasil diamankan sebanyak 60 kotak suara.

“Sedangkan di hari yang sama pada pukul 16.05 WIT, kembali kami menerima informasi terkait dengan ditahannya logistik pemilu untuk Distrik Kebo Kabupaten Paniai yang diduga dilakukan oleh OTK yang berujung dengan pembakaran terhadap logistik pemilu distrik kebo sebanyak 165 kotak surat suara dan yang sempat diselamatkan warga sebanyak 15 Kotak dan sudah diamankan di KPU Paniai,” ucapnya.

Dia menyampaikan, saat ini situasi di Kabupaten Paniai masih rawan terkendali dan polisi bersama pihak terkait terus meningkatkan pengawasan serta keamanan guna tidak kembali terjadi hal-hal serupa.

Editor : Kurnia Illahi
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Gugatan Bonatua Silalahi Dikabulkan KIP, Kuasa Hukum Desak KPU Tunjukkan Ijazah Jokowi

57 tahun lalu

Mantan Sekretaris KPU Konawe Utara Ditahan, Diduga Korupsi Dana Hibah Pilkada Rp1,6 Miliar

57 tahun lalu

Perindo Mantapkan Langkah di Jabar, Rifqi Ali Mubarok Eks KPU Jabar Resmi Pimpin DPW

57 tahun lalu

Usai Reses, DPR Akan Minta Klarifikasi Komisioner KPU Alasan Sewa Private Jet

57 tahun lalu

Sempat Bikin Heboh, KPU Akhirnya Batalkan Aturan Baru terkait Ijazah Capres-Cawapres

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal