Setelah tiba di Pelabuhan Distrik Muye barulah diketahui bahwa speed yang membawa ketua dan tiga anggota PPD lainnya belum tiba di Pelabuhan Distrik Muye.
Sehingga oleh Ketua Pandis Distrik Muye bersama rombongan pengantar logistik lainnya menunggu dua jam, tetapi tidak muncul-muncul dan akhirnya disepakati bahwa logistik Muye dibawa kembali ke Kampung Enarotali yakni ke Kantor KPU Paniai.
Setelah logistik tiba di KPU, lanjut dia masyarakat dan Panwasdis Distrik Muye kembali menaikkan dan membawa logistik pemilu Distrik Muye ke Polres Paniai sebanyak 110 kotak surat suara, sehingga dapat disimpulkan bahwa logistik Distrik Muye yang diduga hilang atau dibawa lari PPD hanya fom C1 hasil plano.
Menurutnya, setelah dilakukan mediasi dan penjelasan dari penyelenggara pemilu dan Polres Paniai, bahwa untuk Pemilu 2024 tidak lagi menggunakan Formulir C1 KWK Hologram, masyarakat bisa memahaminya.
Masyarakat meminta KPU untuk menghadirkan Ketua PPD Distrik Muye dan memberikan penjelasan kepada masyarakat serta pihak KPU dan masyarakat akan bersama-sama mencari keberadaan PPD Distrik tersebut.