RAJA AMPAT, iNews.id - Kenaikan tiket pesawat dinilai akan mempengaruhi kunjungan wisatawan di musim liburan tahun ini ke sejumlah daerah Indonesia. Diperkirakan, banyak orang enggan mendatangi Raja Ampat, Papua Barat, karena masalah efisiensi biaya.
Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Raja Ampat, Yusdi Lamatenggo mengatakan, sedikitnya 40 persen wisatawan membatalkan kunjungannya ke Raja Ampat pada liburan lebaran tahun ini.
"Semua tour yang sudah booking batal ke Raja Ampat, karena harga tiket menurut mereka sangat tidak rasional. Sangat mahal sekali," kata Yusdi kepada wartawan di Kabupaten Raja Ampat, Papua Barat, Jumat (31/5/2019).
Menurut dia, saat ini harga tiket menuju ke luar negeri seperti Eropa, Jepang atau negara-negara lainnya lebih murah jika dibandingkan ke kabupaten Raja Ampat.
Yusdi berharap masalah ini tidak berlarut-larut, dan Pemerintah segera mengambil langkah, sehingga harga tiket penerbangan ke Raja Ampat khususnya kembali normal.