Gubernur Papua Barat Daya Elisa Kambu menyampaikan belasungkawa atas gugurnya prajurit dalam insiden tersebut. Dia menegaskan peristiwa ini tidak bisa ditoleransi.
“Atas nama Pemerintah Provinsi Papua Barat Daya, saya menyampaikan duka cita mendalam. Kejadian ini menjadi pengingat agar kewaspadaan terus ditingkatkan dan tidak memberi ruang bagi insiden serupa,” ujar Elisa Kambu dikutip dari iNews Sorong Raya, Minggu (22/3/2026).
Dia juga menegaskan bahwa aksi kekerasan tersebut telah melampaui batas kemanusiaan.
“Kita tidak boleh memberi celah untuk kejadian seperti ini terulang lagi. Kehadiran kami adalah bentuk kepedulian dan dukungan kepada keluarga korban. Kita berharap ke depan tidak ada lagi tindakan seperti ini atas nama apa pun,” katanya.
Dua jenazah prajurit gugur telah diautopsi di RSAL dr Oetojo Sorong. Selanjutnya, jenazah dibawa ke Markas Pasmar 3 untuk disemayamkan sebelum diberangkatkan ke daerah asal masing-masing pada Senin (23/3/2026).