Cerita Wapres Tawaf di Papua, 5 Hari Penuh Kunjungi 4 Provinsi Sekaligus

Antara
Wapres Ma'ruf Amin beraudiensi dengan para Bupati atau perwakilannya di wilayah adat Saereri didampingi Sekda Papua Ridwan Rumasukun (kiri), Wamendagri John Wempi Wetipo (kedua dari kanan) dan Bupati Biak Herry Ario Naap (kanan).(ANTARA)

Turut hadir pula dalam audiensi tersebut Wakil Menteri Dalam Negeri John Wempi Wetipo dan Sekretaris Daerah Provinsi Papua Ridwan Rumasukun.

Dalam audiensi tersebut, para kepala daerah dan pejabat daerah yang hadir menyatakan sepakat untuk mengusulkan satu daerah otonom baru (DOB), yaitu provinsi Papua Utara, sebagai wilayah Adat Saereri.

Ma'ruf Amin mengatakan, usulan pembentukan DOB akan melihat evaluasi pembentukan empat provinsi baru di Tanah Papua, yakni Papua Tengah, Papua Selatan, Papua Pegunungan dan Papua Barat Daya.

"Nanti berproses. Sekarang kan pemerintah mengutamakan empat DOB ini, yang baru ini supaya ini berjalan dengan baik sehingga kalau itu sudah bagus, sudah berjalan baik, akan dilihat apakah mungkin ada pemekaran baru lagi yang menurut mereka itu wilayah adat. Ada dua wilayah adat yang belum terpetakan," kata Ma'ruf Amin.

Sebelumnya, Wapres menerima audiensi dari Bupati Kaimana Freddy Thie, Bupati Fakfak Untung Tamsil, Bupati Teluk Wondama Hendrik Mambor dan Ketua Dewan Adat Kaimana Johan Werfete.

Dalam pertemuan tersebut, mereka mengusulkan untuk memekarkan wilayah Bomberai Raya atau Papua Barat Tengah menjadi provinsi baru.

"Nah, ini kita lihat saja. Jadi, kita tidak apriori ya dan tidak apriori menolak. Biar saja berproses sesuai dengan tuntutan keadaan, tapi Pemerintah memang menyiapkan yang empat itu," ujar Ma'ruf Amin.

Editor : Donald Karouw
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Gempa Hari Ini Guncang Mamberamo Tengah Papua, Cek Kekuatan Magnitudonya!

57 tahun lalu

Pilu! 5 Korban Tewas Ledakan Bom PD II di Biak Dimakamkan dalam Satu Liang Lahat

57 tahun lalu

Terungkap! Ini Identitas 5 Korban Tewas Ledakan Bom Peninggalan PD II di Biak Papua

57 tahun lalu

OPM Kembali Berulah, TNI Evakuasi Puluhan Pendulang Emas dari Awimbon ke Boven Digoel

57 tahun lalu

Pengamat Militer Bongkar Alasan KKB Selalu Serang Pekerja Proyek dan Guru di Papua 

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal