Kabar mengenai Novalina menjadi bahan perbincangan di Timika, ibu kota Kabupaten Mimika yang berpenduduk sekitar 250.000 jiwa. Kondisi itu mempengaruhi psikologis Novalina sehingga kesehatannya sempat menurun.
“Saat berita tentang saya bertebaran di medsos dan sampai ke telinga saya membuat saya drop. Semua itu merusak pikiran saya, semangat saya dan perasaan saya. Saya merasa bahwa masyarakat sepertinya tidak menerima saya,” kata Novalina.
Novalina sempat stres. Namun, dia kemudian berusaha membulatkan tekad untuk lekas sembuh. Dia lantas menutup semua akun media sosial supaya imunitasnya tidak menurun karena pikirannya tidak terganggu dengan pergunjingan di medsos.
“Saya tutup semua akun media sosial saya, saya tidak peduli dengan apapun omongan orang di luar sana,” ujar perempuan yang lahir di Kota Medan, Sumatera Utara tersebut.
Novalina mengaku mendapat perlakuan dan pelayanan sangat baik dari para petugas selama 15 hari menjalani perawatan di ruang isolasi untuk pasien Covid-19 di RSUD Mimika. Tim dokter, perawat, bahkan tenaga kebersihan setiap hari mendatangi ruangannya.