JAYAPURA, iNews.id - Dua base transceiver station (BTS) di Kabupaten Puncak, Pupua dibakar kelompok kriminal bersenjata. Dinas Pendidikan Perpustakaan dan Arsip Daerah Provinsi Papua mengharapkan BTS tersebut segera ditangani sehingga berfungsi kembali.
Kepala Dinas Pendidikan, Perpustakaan dan Arsip Daerah Provinsi Papua Christian Sohilait mengatakan kini pembelajaran sedang membutuhkan jaringan internet sehingga kejadian itu sangat disayangkan.
"Karena masih menunggu, maka pembelajaran yang seharusnya daring harus dilaksanakan secara luring," katanya.
Menurut Christian, hal ini harus dilakukan agar proses belajar mengajar tidak tertinggal jauh sembari menunggu Kementerian Kominfo memperbaiki jaringan internet yang terganggu karena terbakarnya BTS.
"Kami mendorong agar prosesnya dapat segera dilakukan sehingga pendidikan di Kabupaten Puncak tidak terlampau jauh tertinggal," ujarnya.