BTS Dibakar KKB di Papua, Disdik: Pembelajaran Seharusnya Daring

Antara
Kepala Dinas Pendidikan, Perpustakaan dan Arsip Daerah Provinsi Papua Christian Sohilait (Foto: Antara)

JAYAPURA, iNews.id - Dua base transceiver station (BTS) di Kabupaten Puncak, Pupua dibakar kelompok kriminal bersenjata. Dinas Pendidikan Perpustakaan dan Arsip Daerah Provinsi Papua mengharapkan BTS tersebut segera ditangani sehingga berfungsi kembali.

Kepala Dinas Pendidikan, Perpustakaan dan Arsip Daerah Provinsi Papua Christian Sohilait mengatakan kini pembelajaran sedang membutuhkan jaringan internet sehingga kejadian itu sangat disayangkan.

"Karena masih menunggu, maka pembelajaran yang seharusnya daring harus dilaksanakan secara luring," katanya.

Menurut Christian, hal ini harus dilakukan agar proses belajar mengajar tidak tertinggal jauh sembari menunggu Kementerian Kominfo memperbaiki jaringan internet yang terganggu karena terbakarnya BTS.

"Kami mendorong agar prosesnya dapat segera dilakukan sehingga pendidikan di Kabupaten Puncak tidak terlampau jauh tertinggal," ujarnya.

Editor : Nani Suherni
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Terungkap! Ini Identitas 5 Korban Tewas Ledakan Bom Peninggalan PD II di Biak Papua

57 tahun lalu

OPM Kembali Berulah, TNI Evakuasi Puluhan Pendulang Emas dari Awimbon ke Boven Digoel

57 tahun lalu

10 Pendulang Emas Tewas Diserang KKB, Aparat Evakuasi Korban dan Kejar Pelaku ke Hutan

57 tahun lalu

Petinggi KKB Ditangkap di Yahukimo, Amunisi hingga Sajam Disita Aparat

57 tahun lalu

Pengamat Militer Bongkar Alasan KKB Selalu Serang Pekerja Proyek dan Guru di Papua 

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal