"Akibat serangan dan tembakan gerombolan KST tersebut, masih belum diketahui secara pasti berapa korban Prajurit TNI yang meninggal dan luka-luka," ujar Herman dalam keterangan tertulis, Minggu (16/4/2023).
Herman menambahkan, TNI masih melakukan pemantauan terkait insiden tersebut. Namun karena cuaca hujan dan berkabut sehingga belum bisa dilakukan komunikasi dengan aparat keamanan yang berada di lokasi.
"Demikian pula upaya-upaya memberikan bantuan dan evakuasi tetap dilaksanakan," ujarnya.